Tampilkan postingan dengan label Materi Kepramukaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kepramukaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Agustus 2014

Pengertian dan arti Trisatya

Salam Pramuka!

Hallo.. bagaimana kabarnya kakak?
Oke kali ini, kita akan membahas mengenai Trisatya.

Apa sih itu Trisatya?
Trisatya itu merupakan satuan dari pecahan Tri (artinya : tiga) dan Satya (artinya : janji). Dimana setiap anggota Pramuka wajib mengamalkan janji-janji tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Trisatya merupakan janji dan tiga kde moral yang digunakan dalam Gerakan Pramuka. Disebut Trisatya karena mengandung tiga butir utama yang menjadi panutan setiap Pramuka. 

Setiap kali anggota Pramuka yang akan dilantik menuju tingkatan yang lebih tinggi atau acara lainnya, diwajibkan melaksanakan upacara ucap ulang janji yang berupa pembacaan Trisatya di depan sang saka Merah Putih. Kode moral digunakan oleh golongan penggalang, penegak, dan pandega.

Adapun bunyi Trisatya adalah :

Tri Satya
  1. Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
  2. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
  3. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
  4. Menepati Dasa Dharma

Pengertiannya :
  • Tri Satya merupakan janj seorang Pramuka yang harus dtepat.
  • Pramuka berjanji dengan Tri Satya, dengan sepenuh kehormatannya dan ia selalu berusaha memenuhi janjinya itu demi kehormatannya semata.
  • Kewajiban kepada Tuhan, jelas ia harus memeluk suatu agama yang dinyakini. Segala ajarannya dilakukan dan segala larangannya dihindarkannya.
  • Kewajiban kepada negara, seorang Pramuka akan selalu berusaha menjunjung tinggi kehormatan dan kewibawaan negaranya (Indonesia) dengan jalan tunduk kepada undang-undang yang berlaku, menghormati benderanya, melaksanakan dasar negaranya menghayati lambang negaranya, mengakui pemerintahannya, dan menghayati lagu kebangsaannya.
  • Mengamalkan Pancasila, dengan jalan melaksanakan dan menjalankan tuntunan tingkah laku.
  • Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, sudah dijelaskan dalam uraian Dasa Darma. Sedang mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat, seorang penggalang harus mencari ilmu di sekolah dan pengetahuan di masyarakat agar kelak setelah dewasa ia menjadi manusia yang berguna. Segala ketrampilan ia pelajari sebaik-baiknya untuk persiapannya dikemudian hari.
Bagaimana? Sekarang sudah tahu 'kan apa dan bagaimana itu Trisatya? :)
Kalau kalian ingin ada yang ditanyakan atau menambahkan silakan bertanya di kolom comment ya.. Kami pasti menerima dan menjawabnya dengan senang hati.

Sampai disini dulu ya untuk postingan hari ini, semoga bermanfaat untuk kita semua. Amiin.

Salam Pramuka!
#ADN2014

Sabtu, 24 Mei 2014

Arti Simbol-simbol pada Lambang Ambalan Nyi Ageng Serang

  1. Bentuk perisai; melambangkan bahwa PRamuka itu kuat dan selalu saling melindungi.
  2. Garis miring yang membagi dua bagian perisai; melambangkan garis khatulistiwa, memiliki arti bahwa Indonesia itu dilewati oleh garis khatulistiwa.
  3. Dua tunas yang saling berhadapan menghadap satu bintang; melambangkan bahwa Pramuka selalu bersama-sama menghadapi tantangan dengan menyeimbangkan antara kanan dan kiri serta kesatuan putra dan putri, dan juga melambangkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Satu bintang; melambangkan bahwa Pramuka tetap menjunjung tinggi agama, memiliki iman dan kepercayaan kepada Tuhan.
  5. Bentuk segi-5; melambangkan Pancasila sebagai ideologi Indonesia.
  6. Roda gigi; melambangkan dasa dharma Pramuka serta sebagai pemersatu.
  7. Bendera dengan tiga gelombang; melambang Trisatya dan bendera Indonesia.
  8. Kata 'Nyi Ageng Serang'; melambangkan nama ambalan satuan putri. Dimana didalamnya terdapat harapan agar anggota-anggotanya dapat seperti beliau, Nyi Ageng Serang.
  9. Angka '03022'; merupakan nomor gugusdepan ambalan.
  10. Warna; biru muda dan tua melambangkan langit dan laut, kuning melambangkan kesejahteraan dan tanda penegak, merah  melambangkan berani, dan putih  melambangkan suci dan bersih.

Arti Simbol-simbol pada Lambang Ambalan Diponegoro

  1. Bentuk, tameng oval dengan dua lapisan (atas dan bawah); melambangkan bahwa putra anggota Ambalan Diponegoro (selanjutnya AD) itu kuat, sekuat tameng dengan dua lapisan, serta memberikan arti bahwa antara anggota saling melindungi satu dengan lainnya.
  2. Dua buah WOSM; melambangkan bahwa anggota AD diakui oleh dunia, dan terikat dengan kepanduan sedunia.
  3. Kalimat 'Persatuan Kunci Keberhasilan'; merukapan motto hidup dan pegangan teguh para anggora AD, seperti pada kalimatnya, memiliki arti dimana persatuan setiap anggora AD adalah kunci keberhasilan bersama dalam mencapai segala sesuatu.
  4. Kata 'Diponegoro'; merupakan nama Ambalan untuk satuan putra. Dimana di dalamnya mengandung harapan agar para anggora AD dapat seperti beliau, Pangeran Diponegoro.
  5. Tiga Bintang; melambangkan tiga janji Pramuka (trisatya), serta melambangkan ketuhanan, dimana setiap anggora Pramuka selalu menjunjung tinggi agama.
  6. Sepuluh pancaran sinar matahari; melambangkan sepuluh janji Pramuka (Dasadharma) dan mataharinya melambangkan bahwa Pramuka itu selalu tepat pada satu tujuan dan impian.
  7. Bambu runcing; ,elambangkan bahwa Pramuka itu selalu berjuang keras dan pantang menyerah dalam menghadapi cobaan dan rintangan.
  8. Bendera Merah-Putih; melambangkan bendera Nasional, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  9. Dua tunas yang saling berhadapan; melambangkan bahwa Pramuka sangat kental dengan kebersamaan, dalam menjalani tantangan.
  10. Tiga garis biru; melambangkan letak sekertariat AD ada di Garut, dikelilingi sungai terbesar di Garut, yaitu Sungai Cimanuk, dan Indonesia sangat kaya akan baharinya.
  11. Angka '03021'; merupakan nomor gugusdepan AD.
  12. Warna; putih melambangkan jiwa yang berhati suci, bersih, merah melambangkan berani, biru muda dan tua melambangkan langit dan laut, kuning melambangkan kebersamaan dan kesejahteraan, dan hitam melambangkan kejelasan.

Arti Lambang Gerakan Kepanduan Dunia (WOSM - The Organization of the Movement)

 

1.       Kompas; melambangkam suatu peringatan bagi Pandu (selanjutnya Pramuka) agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan peranannya sebagai penunjuk jalan.
2.       Treefoil atau Bunga dengan 3 ujung; melambangkan tiga janji Pramuka (Trisatya)
3.      Dua Bintang; melambangkan anggota Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dan mendorong dalam kebenaran dan pengetahuan.
4.      Tali melingkat dengan ujung membentuk simpul mati; melambangkan bahwa sesama Pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Pramuka di seluruh dunia.
5.      Warna; putih  melambangkan jiwa yang berhati suci, warna dasar ungu melambangkan bahwa Pamuka memiliki keterampilan kepemimpinan dan suka menolong orang.
 

Arti Lambang Gerakan Pramuka Nasional


1.       Buah Nyiur salam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru.
2.       Lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa setiap anggota Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
3.      Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan seperti apapun juga, lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
4.      Nyiur dapat bertahan dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri di masyarakat dimana dia berada.
5.      Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiasakan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang jujur dan mulia, serta dia tetap tegak dan tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
6.      Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah, mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
7.      Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Lambang tersebut mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Republik Indonesia seta kepada umat manusia.
 
Catatan : Sumber dari Keputusan Kwarti Nasional Gerakan Pramuka Nomor : 006/KN/72 Tahun 1972 tentang Lambang Gerakan Kepramukaan.